Kursus PHP (2) :: Numbers output
Sebelumnya kita telah membahas bagaimana mengoutputkan string/ huruf. Namun karena pada dasarnya PHP tidak mengenal tipe data, penulisan untuk string seperti dalam kasus hai programmer kursus sebelumnya dapat juga digunakan untuk mengoutputkan angka.
Yang akan kita bahas disini berkaitan dengan angka dan penanganan khusus PHP dalam mengoutputkan angka.
$angka1 = 5; $angka2 = '3'; $hasil = $angka1 + $angka2; echo 'Hasilnya $angka1 + $angka2 = '.$hasil.' = '.($angka1 + $angka2).'<br />';
Akan menghasilkan
Hasilnya $angka1 + $angka2 = 8 = 8
Dari baris-3 dapat kita lihat, tidak peduli anda menulis angka dalam kutip atau tidak (tipe string), PHP hanya akan melihat nilainya apakah berupa angka atau string. Dan pada baris ke-5, Operasi bilangan dapat anda langsung lakukan pada output dengan menggunakan kurung ( ) sebagai penanda bahwa yang disisipkan adalah berupa operasi bilangan yang mempunyai return value. Operasi dasar bilangan dalam PHP adalah
+ : penjumlahan. Misal : 7 + 3 hasilnya adalah 10
- : pengurangan. Misal : 7 – 3 hasilnya adalah 4
* : perkalian. Misal : 7 * 3 hasilnya adalah 21
/ : pembagian. Misal : 7/2 hasilnya adalah 3.5
% : modulus/sisa pembagian. Misal 7%3 hasilnya adalah 1
Untuk bermacam kepentinan, kadang kita memerlukan penulisan angka dengan format tertentu, untuk itu kita dapat menggunakan fungsi sprintf(), panduan lengkapnya dapat dilihat disini.
Untuk lebih meyakinkan bahwa yang kita outputkan sudah ssuai dengan tipe data yang kita inginkan kita dapat melakukan casting seperti contoh dibawah ini untuk mengoutput bialngan integer (bilangan bulat)
<code> $i = 8; echo (int) $i; </code>
Selain cast untuk (int) ada juga
- (integer) – cast untuk integer
- (bool), (boolean) – cast untuk boolean
- (float), (double), (real) – cast untuk float
- (string) – cast untuk string
- (binary) – cast untuk binary string (PHP 6)
- (array) – cast untuk array
- (object) – cast untuk object
Hmm.. kursus ke-2 tentang bilangan dan operasi bilangan sampai disini dulu, ada pertanyaan silahkan tinggalkan komentar anda, kami dengan senang hati mencoba menjawabnya.
. Salam, enjoy your day
. ![]()
Kursus PHP (1) :: String output
Selamat datang di posting pertama kursus PHP. Disini saya akan membagi apa yang saya thu tentang PHP, from zero (dari awal mula) to hero (jadi Batman
) WHAT?!?!?
Mari kita mulai dengan berdoa ![]()
Aplikasi pertama kita, bukan sekedar hello world
namun lebih kepada mengenal sifat string di PHP
. Sebelum memulai, kita buat kesepakatan terlebih dulu. Berdasarkan ini, kita akan lebih cenderung menggunakan echo untuk menuliskan output. Dan berdasarkan ini, kita akan menggunakan single-quote/ kutip satu untuk delimiter string kita. Deal
echo 'Hai.'; echo ' Hai<br />$programmer. '; $programmer = 'PHP'; echo ' Hai '.$programmer.'.'; $programmer .= 'HANIFA'; echo ' Hai '.$programmer.'.<br />'; $hari = 'Jum\'at'; echo ' Hai '.$programmer.', ini hari '.$hari.'.';</pre> <pre>
Dan outputnya akan menjadi
Hai.Hai
$programmer. Hai PHP. Hai PHPHANIFA.
Hai PHPHANIFA, ini hari Jum’at.
Kita dapat melihat hasil dari baris ke-3 bahwa $programmer akan di outputkan apa adanya, karena berada dalam single-quote string, tetapi tag HTML dan karakter spesial HTML tidak terlihat karena sudah diterjemahkan menjadi break dan non-breakingspace kecuali kita view source browser kita.
Sedangkan baris ke-4 dan baris ke-5 menunjukkan delimiter dan penggabungan antara variabel dengan string. Pada baris ke-6, kita menyambung variabel programmer kita dengan string ‘HANIFA’ menghasilkan PHPHANIFA sebagai nilai dari variabel programmer.
Perhatikan, berapapun banyaknya spasi yang klita berikan pada baris ke-7, output hanya akan menghasilkan satu spasi saja.
Baris ke-8 dan 9 menunjukkan cara menggunakan kutip satu/single-quote ( ' ) di dalam string yang delimiternya kutip satu juga, yaitu dengan melakukan escape character dengan memberikan tanda backslash ( \ ) sebelum karakter. Hal ini juga berlaku jika kita ingin menggunakan kutip dua/double-quote ( " ) di dalam string yang delimiternya kutip dua.
Baik, hari ini cukup sekian. Tentang menampilkan variabel bertipe string. Rencananya post kursus selanjutnya membahas tipe bilangan dan operasinya.
Terimakasih.. ![]()
Mencegah browser mengingat password
Anda membuat web-web berisi informasi sensitif seperti trading, forex, e-shopping? Anda sudah menggunakan clean URL, https, captcha, honeypot, blackhole, dannnn segala macam pencegahan dalam berbagai layer aplikasi, namun masih saja jebol hanya karena kelalaian user yang awam, memilih opsi “remember password” pada browser di komputer yang digunakan secara bersama-sama, misal di warnet, atau bahkan di kantor dan institusi-institusi, baik pendidikan hingga pemerintahan (Angkatan Bersenjata, POLISI, Dinas Rahasia, dll). Cukup gawat bukan??
Lalu saya melihat situs ini dan ini, kita tidak di prompt untuk penyimpan password
Mengapa?? Ternyata ada script trik tertentu, dengan menambahkan variabel
autocomplete=“off”
pada tag
<form>
Sehingga tag form kita menjadi
<form method="post" action="" autocomplete = “off” >
Mudah bukan??
Semua hal di dunia seperti dua muka mata uang, selalu ada kebalikannya. Demikian pun untuk script ini, anda dapat melakukan kebalikannya, maksudnya disini, anda dapat meng-bypass blocking autocomplete milik Yahoo! (yang sudah saya ujicoba), namun cara ini hanya berlaku pada browser Mozilla
Caranya..
- Buka halaman target yang anda ingin simpan passwordnya namun situs itu menonaktifkan autocompletenya
- Copy script berikut dan paste pada addressbar Firefox browser
javascript:(function(){var ca,cea,cs,df,dfe,i,j,x,y;function n(i,what){return i+" "+what+((i==1)?"":"s")}ca=cea=cs=0;df=document.forms;for(i=0;i<df.length;++i){x=df[i];dfe=x.elements;if(x.onsubmit){x.onsubmit="";++cs;}if(x.attributes["autocomplete"]){x.attributes["autocomplete"].value="on";++ca;}for(j=0;j<dfe.length;++j){y=dfe[j];if(y.attributes["autocomplete"]){y.attributes["autocomplete"].value="on";++cea;}}}alert("Removed autocomplete=off from "+n(ca,"form")+" and from "+n(cea,"form element")+", and removed onsubmit from "+n(cs,"form")+". After you type your password and submit the form, the browser will offer to remember your password.")})(); - Akan muncul pesan berikut jika anda melakukannya dengan benar

- Masukkan username dan password anda seperti biasa
- Dan Firefox akan meng by-pass autocomplete=”off” dan akan mengingat username dan password anda.
beres..
Memilih bahasa pemrograman
Sebenarnya, seluruh bahasa pemrograman mempunyai kemampuan yang sama untuk membangun suatu program. Mereka memiliki statement:
- pengkondisian (if..then..else..; switch/ case..of.. )
- Perulangan dengan pengecekan kondisi berhenti di awal (while..do..)
- Perulangan dengan pengecekan kondisi berhenti di akhir (do..while..; repeat..until..)
- Perulangan dengan jumlah yang ditentukan (for..to..do..; foreach..)
- Memberikan pesan (write; print; echo)
- Kemampuan membaca/ menulis/ menghapus/ memindahkan file (fread; fwrite; ulink; cp; touch;) *
- Berinteraksi dengan aplikasi/ modul lain (fopen; include; use) *
- Menangkap kesalahan/ menyimpan/memberikan pesan error (catch Exception; try) *
- Koneksi dengan basisdata (connect; open) untuk aplikasi client server berbasis data *
CMIIW jika ada yang keliru atau terlewat. Pada dasarnya kemampuan tersebut dimiliki oleh seluruh bahasa pemrograman tingkat rendah. Dan kemampuan (*) pada bahasa yang lebih tinggi, seperti bahasa visual dan PHP sendiri.
Artinya, anda diberikan kebebasan menggunakan bahasa apapun untuk membangun suatu program aplikasi. Yang penting program memberikan output yang diharapkan dengan input yang diharapkan juga.
Namun terdapat beberapa pertimbangan dalam memilih bahasa pemrograman
- Lingkungan/ environment implementasi program. Apakah pengguna disana lebih mudah berbasis windows atau web, sistem operasi yang digunakan, usia pengguna, dan lain sebagainya.
- Penguasaan dan kemahiran. Anda mungkin meguasai suatu bahasa pemrograman, namun belum tentu anda mahir. Maksud saya, saat anda mengetahui suatu bahas anda juga diharakan dapat menggunakan bahas tersebut seoptimal mungkin, mengurangi jumlah LOC dan penggunaan resource yang optimal.
- Avaibility/ ketersediaan. Anda boleh jadi menguasai VB.Net, ORACLE, MS-SQLServer dan berbagai bahasa propietary. Tapi apakah ada ketersediannya (dengan legal tentunya). Jika anda/ client anda mempu untuk pengadaan aplikasi propietary, kenapa tidak, dan biasanya project dengan bahasa propietary nilainya lumayan “njomplang” dibanding dengan aplikasi yang dibangun dengan bahasa opensource.
- Support. Sebelum (mengklaim) anda mencapai tingkat mahir, anda pasti sering berhubungan dengan elemen yang satu ini. Support dapat berupa dokumentasi bahasa pemrograman (help) yang memadai, manual, forum diskusi, online/ offline custumer support yang dapat dihubungi dan jaringan pengguna yang luas dan berpengalaman akan sangat membantu dalam memberikan saran dan ide pembuatan program.
Selamat memilih..




