Posts Tagged ‘PHP’
Kemana Prado?
Yii PHP framework is the next generation high-performance PHP framework inheriting most features of PRADO. It has extremely low overhead and is suitable for developing large-scale Web applications. Since 2008, the developer team of PRADO has shifted focus to developing Yii. PRADO will continue to be maintained and some features of Yii will be back-ported to PRADO.
Symfony – Bab 1 :: Perkenalan

Symfony adalah salah satu PHP framework yang bersifat opensource!
Syarat menginstall Symfony apa??
Syarat umum :
- Ada web server PHP 5, MySQL5, PEAR
- bisa menjalankan Mysql, PEAR, & PHP CLI via console
Windows
- Punya tools buat nge un-extract
Linux
- Mengerti/ tahu perintah tar
Kenapa console?? Pihak developernya menclaim penggunaan CLI akan mempercepat proses development suatu project, mungkin dengan asumsi semua orang pasti pernah berurusan dengan tools yang satu ini dalam men-develop suatu web. Dan ini benar, kita bisa membuat sebuah web, tanpa harus mengetikkan satupun perintah PHP!
Beberapa Istilah, teknologi dan metodologi yang digunakan oleh Symfony (untuk pengetahuan saja)
- ORM [wiki] – Object Relational Mapping, Suatu metode dimana anda (diharapkan) tidak “menyentuh” data (database) secara langsung. Namun sebagai gantinya anda akan menggunakan objek-objek yang menjadi interface program anda dengan database. Keuntungannya, data anda lebih aman dari sentuhan langsung script anda yang kadang berakibat fatal (hayoo ngaku siapa yang pernah…
) selain itu terdapat fitur foreign key yang dapat anda gunakan sekalipun database type anda tidak mendukung penggunaan foreign key (contohnya MYISAM). ORM di Symfony akan dilakukan oleh propel.
- CRUD [wiki] – Create, read, update and delete. Aplikasi paling bagus, canggih dan unik sekalipun, pasti memiliki dan atau mengkombinasikan empat kemampuan dasar ini. Buat, baca, sunting, hapus. Symfony dapat membuat kemampuan dasar ini jauh lebih mudah dan cepat.
- YML [wiki] – Bagi anda yang sudah familiar dengan XML, seharusnya tidak ada masalah dengan YML. YML, seperti halnya XML, YML adalah file penyimpan data dengan format dan aturan tertentu. YML dibanding XML, lebih simple dalam hal penulisan, karena tidak mengenal tag. Tag dalam XML digantikan dengan spasi di YML.
- DRY [wiki] – Jangan mengulangi apa yang sudaha anda tulis
Symfony merupakan framework kelas enterprise. Artinya, setiap modul dan template yang anda develop dalam symfony dapat reuseable/ digunakan kembali oleh modul lain atau aplikasi lain.
- KISS [wiki] – Buat menjadi sederhana
Semua hal diatas menuju satu tujuan, aplikasi anda dapat dibuat lebih sederhana, mudah dibaca dan mudah dikembangkan kembali (re-develop). Semua yang ada di symfony mampu memenuhi kebutuhan anda dalam men develop suatu aplikasi, tinggal bagaimana anda meramu script dan utility yang ada dalam framework symfony ini menjadi sebuah aplikasi yang anda inginkan.
Jargon-jargon dasar yang perlu kita sepakati dalam menggunakan Symfony adalah:
Project - Project adalah root dari aplikasi-aplikasi yang akan kita bangun. Project dapat terdiri dari beberapa aplikasi. Project mengatur pondasi dari website, seperti koneksi basisdata, plugins, model, dan sebagai container dari aplikasi.
Application- Untuk memudahkan ana untuk memahami layer layer ini, misalkan anda membuat Sistem informasi penjualan. Diamana Sistem Informasi ini adalah Project anda, dan anda menginginkan aplikasi tersendiri untuk setiap user, kita asumsikan kita memiliki user administrator, supplier, pegawai, dan customer. Maka aplikasi-aplikasi ini yang akan menjadi suatu aplikasi dalam project kita. Kenapa dipisah? karena bebeda peruntukannya pun berbeda, behaviour nya berbeda, hak aksesnya berbeda (dapat disesuaikan dan di konfigurasi seesuai kebutuhan).
Module - Module adalah sekumpulan fungsionalitas dengan objek sama atau serupa atau satu tujuan. Module dalam Sistem informasi adalah modul barang, pemesanan, laporan transaksi, login, halaman depan, manajemen user, dan sebagainya.
Action - Action adalah logic dari setiap modul. Dalam suatu modul minimal memiliki satu buah action. Miisalkan di module barang terdapat action listBarang, inputBarang, hapusBarang, editBarang, dan sebgainya. Penamaan action dimungkinkan sama dengan nama modul, contoh: modul login memiliki dua actions, yaitu login dan logout.
Parameter - Pengertian parameter sama seperti pengertian parameter di fungsi. Yaitu variabel yang diperlukan untuk melakukan fungsi/ action.
Satu aplikasi minimal memiliki satu modul dan satu aksi.
camelCase – sebenarnya hanya persetujuan cara penulisan di symfony, dimana huruf awal nama fungsi adalah huruf kecil (lowercase) dan setiap penggalana kata huruf besar (uppercase), sperti unta diaman kepalanya rendah dan punuknya lebih tinggi daripada kepalanya. Contoh saya memiliki nama fungsi :
getfungsimengambilnamauseryanglogin()
dalam camel case akan ditulis
getFungsiMengambilNamaUserYangLogin()
Baiklah, selanjutnya..
phpmyadmin: alat bantu manajemen mysql
Dari salah satu komentar yang mampir:
ali56 said,
October 26, 2007 at 7:34 pmmas php adminya kok lum ada
smua buku ku mengarah pembelajaran pad apache,php,mysql,phpmyadmin
saya kebingungan cara dowload php my admin n cara cconfigurasinya dengan ketiga software ersebut
Pertama terimakasih untuk ali56 atas komentarnya, kedua, saya ingin tekankan bahwa phpmyadmin bukanlah satu-satunya cara untuk manajemen basisdata mysql, ada banyak tools seperti sqlyog, mysql-front atau cara konvensional tapi paling powerful, lewat console![]()
phpmyadmin adalah salah satualat bantu (tools) manajemen mysql berbasis web. Untuk menggunakan phpmyadmin, kita harus meng-unduh phpmyadmin disini. Setelah selesai, extract pada DocumentRoot sesuai dengan konfigurasi webserver Apache (atau yang lain) pada baris
DocumentRoot “C:/www”
Konfigurasi yang perlu dilakukan adalah, merubah username yg melakukan koneksi ke database (untuk single user). ubah file “config.inc.php” pada direktori “config” di dalam direktori phpmyadmin yang sudah kita ekstrak sebelumnya. Ubah baris
$cfg['Servers'][$i]['controluser'] = ‘pmausr’;
$cfg['Servers'][$i]['controlpass'] = ‘pmapass’;
sesuaikan pmausr dan pmapass dengan user database anda.
Sampai disni, anda sudah dapat menggunakan phpmyadmin, namun agar berkerja maksimal, ada modul PHP yang sebaiknya kita aktifkan. Buka file “php.ini” cari baris
;extension=php_mbstring.dll
hilangkan tanda semicolon/ titikkoma/ ; di awal baris sehingga menjadi
extension=php_mbstring.dll
Buka alamathttp://127.0.0.1/phpmyadmin/ pad web browser, dan lihat apakah phpmyadmin kita sudah siap digunakan
. Jika masih terdapat error, silahkan dilihat dokumentasi phpmyadmin atau tinggalkan komentar pada post ini, dan kita bahas bersama. Terimakasih ![]()
Kursus PHP (1) :: String output
Selamat datang di posting pertama kursus PHP. Disini saya akan membagi apa yang saya thu tentang PHP, from zero (dari awal mula) to hero (jadi Batman
) WHAT?!?!?
Mari kita mulai dengan berdoa ![]()
Aplikasi pertama kita, bukan sekedar hello world
namun lebih kepada mengenal sifat string di PHP
. Sebelum memulai, kita buat kesepakatan terlebih dulu. Berdasarkan ini, kita akan lebih cenderung menggunakan echo untuk menuliskan output. Dan berdasarkan ini, kita akan menggunakan single-quote/ kutip satu untuk delimiter string kita. Deal
echo 'Hai.'; echo ' Hai<br />$programmer. '; $programmer = 'PHP'; echo ' Hai '.$programmer.'.'; $programmer .= 'HANIFA'; echo ' Hai '.$programmer.'.<br />'; $hari = 'Jum\'at'; echo ' Hai '.$programmer.', ini hari '.$hari.'.';</pre> <pre>
Dan outputnya akan menjadi
Hai.Hai
$programmer. Hai PHP. Hai PHPHANIFA.
Hai PHPHANIFA, ini hari Jum’at.
Kita dapat melihat hasil dari baris ke-3 bahwa $programmer akan di outputkan apa adanya, karena berada dalam single-quote string, tetapi tag HTML dan karakter spesial HTML tidak terlihat karena sudah diterjemahkan menjadi break dan non-breakingspace kecuali kita view source browser kita.
Sedangkan baris ke-4 dan baris ke-5 menunjukkan delimiter dan penggabungan antara variabel dengan string. Pada baris ke-6, kita menyambung variabel programmer kita dengan string ‘HANIFA’ menghasilkan PHPHANIFA sebagai nilai dari variabel programmer.
Perhatikan, berapapun banyaknya spasi yang klita berikan pada baris ke-7, output hanya akan menghasilkan satu spasi saja.
Baris ke-8 dan 9 menunjukkan cara menggunakan kutip satu/single-quote ( ' ) di dalam string yang delimiternya kutip satu juga, yaitu dengan melakukan escape character dengan memberikan tanda backslash ( \ ) sebelum karakter. Hal ini juga berlaku jika kita ingin menggunakan kutip dua/double-quote ( " ) di dalam string yang delimiternya kutip dua.
Baik, hari ini cukup sekian. Tentang menampilkan variabel bertipe string. Rencananya post kursus selanjutnya membahas tipe bilangan dan operasinya.
Terimakasih.. ![]()


